Kaum Milenial Perhatikan! Yang Muda Yang Sukses Investasi!
publish on : 16 Mar 2020
Topic : Investment

Mengesampingkan persoalan usia yang sejatinya tidak memiliki pengaruh pada kesuksesan investasi, biasanya kaum muda justru terkendala perihal moda. Jika memiliki sumber permodalan yang besar, maka kurangnya pengalaman menjadi batu sandungan lain.

ADS_BM

Lantas, apa investasi yang disarankan untuk kaum milenial?

1. Investasi Emas


Investasi biasanya emas merupakan salah satu investasi yang paling banyak diminati oleh semua orang terutama dikalangan generasi milenial.

Banyak diminati karena memang emas memiliki nilai yang cukup stabil dan cenderung naik setiap tahunnya.

Investasi emas ini ada dua macam, emas perhiasan dan juga emas murni. Yang paling banyak diminati biasanya adalah emas murni yang memiliki ragam berat dari mulai 1 gram hingga 100 gram.

Jika Anda tertarik berinvestasi emas, bisa langsung membelinya ke kantor Antam ataupun lewat agen investasi emas terpecaya. Salah satu penyedia investasi menabung emas adalah pengadaian tabungan emas.

Selain itu, sudah banyak bank -bank di Indonesia yang menyediakan layanan investasi emas dengan cara di cicil ataupun di bayar langsung.

Ada banyak keuntungan berinvestasi emas ini, seperti :

        1.     Mudah di cairkan.

        2.     Bebas pajak.

        3.      Investasi jangka panjang yang menguntungkan.

Kekurangan berinvestasi emas :

1.    Resiko kehilangan cukup tinggi.

2.    Harga cenderung melambat ketika ekonomi stabil.

2. Investasi Properti


Investasi terbaik berikutnya untuk generasi milenial adalah investasi properti. Investasi seperti dikatakan yang terbaik karena memang berhubungan dengan kebutuhan utama setiap orang yaitu kebutuhan papan.

Dimana setiap orang memerlukan rumah untuk tempat berteduh, tanah untuk dijual, dibangun kembali, atau dimanfaatkan untuk menanam tumbuhan pokok yang menguntungkan.

Sama halnya dengan emas, investasi properti ini kian bertumbuh setiap tahunnya sehingga wajar banyak orang yang beralih ke investasi tersebut.

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi properti, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu kelebihan dari investasi properti seperti yang tertera di bawah ini:

Kelebihan investasi properti :

        1. Berpotensi menghasilkan keuntungan yang besar apalagi jika untuk digunakan dalam waktu jangka panjang. Keuntungan bisa mencapai             dua atau sepuluh kali lipat lebih besar.

        2. Memiliki resiko kecil.

        3. Walaupun memiliki modal yang cukup besar, investasi ini memiliki resiko yang kecil karena pergerakannya cukup stabil dibandingkan             emas.

        4. Selain kelebihan yang dimiliki, Anda pun perlu mengetahui kekurangan berinvestasi property. Tujuannya agar bisa dengan bijak              mengelola investasi tersebut.

Adapun kekurangannya adalah sebagai berikut :

        1. Adanya beban perawatan yang harus dialokasikan.

Pemilik investasi properti harus memperhatikan perawatan dari bangunannya agar bisa dijual dalam kondisi yang baik. Karena itu, perlu biaya “tambahan” yang harus anda siapkan.

        2. Hancur bila terjadi Bencana alam.

Bila terjadi Bencana alam seperti tsunami, gempa,longsor, dan lain sebagainya yang harus mengakibatkan rusak atau hancurnya investasi properti anda, maka Anda pun akam mengalami kerugian. Sebenarnya hal tersebut bisa di atasi dengan cara diasuransikan. Maka dari itu, Anda pun harus mengeluarkan biaya kembali untuk asuransi.

3. Investasi Saham


Investasi berikutnya yang merupakan investasi terbaik untuk generasi milenial adalah investasi saham.

Saham adalah bukti penyertaan atau kepemilikan seseorang dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Jika Anda memiliki saham, maka Anda bisa juga disebut sebagai owner atau pemilik perusahaan.

Semakin hari investasi saham ini semakin diminati. Karena karena banyak perusahaan maupun bank-bank yang ada di Indonesia yang sudah bersifat terbuka dimana sahamnya bisa dimiliki oleh orang lain.

Memang tidak semua generasi milenial sudah mengenal investasi ini. Namun, dengan semakin banyaknya akun-akun investasi saham dimedia sosial membuat anak muda ingin mencari tahu lebih dalam tentang saham sehingga menimbulkan ketertarikan untuk berinvestasi.

Kelebihan investasi saham ini adalah sebagai berikut :

        1. Peluang pengembalian modal cenderung tinggi.

Karena itu Anda bisa mencari perusahaan yang memiliki track record baik terutama dalam hal keuangan.

Cirinya adalah perusahaan tersebut sudah masuk ke dalam perusahaan terbuka dan laporan keuangan yang dimilikinya dilaporkan secara terbuka lewat media cetak,elektronik,dan lain sebagainya.

        2. Mendapat saham bonus.

Saham bonus merupakan pembagian saham kepada para pemegang saham sesuai dengan jumlah lembar yang mereka miliki. Dengan membagikan saham bonus, maka tidak mengubah jumlah kas dari sebuah perusahaan. Saham bonus ini didapatkan dari kapitalisasi agio saham perusahaan dengan kurun waktu tertentu.

Adapun kekurangan berinvestasi saham adalah sebagai berikut :

        1. Keuntungan naik turun tergantung dengan kondisi pasar.

        2. Para pemegang saham adalah pemilik parsial perusahaan. Karena itu, anda adalah orang terakhir yang bisa mendapatkan keuntungan             dari perusahaan. Perusahaan wajib membagikan keuntungan terlebih dahulu kepada karyawannya.

        3. Beresiko kehilangan nilai investasi jika anda memilih perusahaan yang track recordnya kurang baik terutama dalam pengelolaan             keuangan.

4. Investasi Reksadana


Investasi terbaik berikutnya untuk generasi milenial adalah investasi Reksadana. Investasi jenis ini juga sudah mulai dilirik oleh para generasi milenial karena keberadaannya sudah bisa diakses lewat social media dan market place.

Reksadana sendiri memiliki pengertian sebuah wadah yang digunakan Masyarakat untuk berinvestasi di pasar keuangan. Hal ini tentu saja bersifat resmi dan legal karena tertera dalam Undang-undang pasar modal nomor 8 tahun 1995.

Banyak yang beralih ke Reksadana terutama dari kalangan generasi milenial karena investasi yang di tanam bisa di disalurkan ke beberapa instrument.

Sehingga Anda tidak hanya berinvestasi pada satu perusahaan namun bisa dalam beberapa perusahaan.

Jelas hal tersebut akan membuat Anda untung karena bila dari satu perusahaan turun, maka tidak akan membuat investasi Anda turun karena telah ditempatkan di perusahaan lainnya hingga membuat investasi Anda aman.

Selain bisa mendapatkan keuntungan yang cukup banyak, investasi Reksadana pun mudah untuk di akses. Investasi bisa di jangkau dengan sangat luas, maka perlu keaktifan dari Anda untuk bisa menggali informasi lebih banyak dari mulai berinvestasi alur mendapatkan keuntungan dan lain sebagainya.

5. Investasi Deposito


Investasi berikutnya adalah investasi deposito. Investasi ini tergolong mudah didapatkan dan bisa dilakukan oleh seluruh bank yang ada di Indonesia.

Deposito sendiri memilki pengertian investasi sederhana yang merupakan bagian dari produk yang dimiliki oleh bank dengan menawarkan suku bunda tetap dan tinggi dari suku bunga tabungan. Dalam hal investasi deposito ini para nasabah bisa menentukan jangka waktunya sesuai yang baik tawarkan pada Anda.

Jangka waktu yang disepakati biasanya biasanya dimulai dari 1,2,3,5,12, hingga 24 bulan. Tentu saja dalam kurun waktu yang telah di sepakati tersebut kamu tidak boleh mengambilnya dan harus memiliki rekening yang berbeda.

Biasanya di deposito keuntungan yang di dapatkan tidak akan terlalu besar karena suku bunga yang di tetapkan mulai dari 3.00% - 3,15%.

Namun, tak ada salahnya untuk dicoba agar bisa menjadi pembelajaran atau langkah awal mengenai investasi sebelum Anda mencoba investasi yang lain.

Dari pada uang Anda habis tidak jelas alangkah lebih baik untuk mulai  di investasikan agar bisa digunakan untuk keperluan di masa yang akan datang.

6. Investasi Pendidikan


Investasi bukan hanya soal keuangan, emas, atau bangunan saja. Investasi yang perlu dipersiapkan sejak awal adalah investasi pendidikan.

Hal tersebut penting untuk dipikirkan terutama untuk generasi milenial agar bisa memilki masa depan yang cerah.

Maka dari itu, orang tua perlu memikirkan secara matang mau di sekolahkan dimana ananada tercinta agar ia bisa meraih cita-citanya dengan gemilang.

Orang tua bisa “ikut campur” dalam hal pendidikan ketika usia PAUD, SD, dan SMP. Ketika anak memasuki usia SMA dan sudah mulai masuk universitas, biarkan ia memilih jalannya sendiri.

Di usia tersebut, tugas orang tua adalah menjadi teman diskusi dan memberikan arahan. Jangan paksakan anak untuk masuk jurusan IPA atau IPS.

Biarkan ia belajar sesuai dengan minatnya. Apalagi ketiga memasuki universitas, biarkan ia memilih jurusan sesuai dengan keinginannya sendiri.

Dengan begitu anak kamu telah membangun masa depan yang cerah dari investasi pendidikan yang sesungguhnya.

7. Investasi Peternakan