Personal Branding: Strategi Gapai Sukses di Era Digital
publish on : 04 Mar 2020
Topic : Business

Mulai dari tim dari perusahaan besar hingga perseorangan, aktivasi brand ada di mana-mana. Strategi personal branding mulai banyak diterapkan oleh berbagai kalangan orang, terutama oleh para pengelola bisnis. Itu tentunya bukan tanpa alasan, aktivasi brand bisa membawa kamu naik ke puncak karir atau bahkan menghasilkan peningkatan penjualan bagi bisnis kamu. Kenali apa itu personal branding, bagaimana cara membangunnya dan siapa saja sosok yang telah sukses mengaktivasi branding dirinya.

ADS_BM

Apa itu Personal Branding?


Personal branding adalah proses memasarkan diri dan karier melalui suatu citra yang dibentuk untuk khalayak umum. Citra ini kemudian dapat dipresentasikan lewat berbagai jalur, seperti media sosial, blog, situs web pribadi, hingga perilaku di depan umum. Layaknya produk atau jasa, brand personal memberikan gambaran tentang pengalaman yang akan didapat konsumen ketika berinteraksi dengan pemilik brand.

Cara Membangun Personal Branding : 

1.  Gunakan Nama yang Sama untuk Semua Sosial Media


Di sosmed, kamu dapat mendeskripsikan siapa diri kamu yang sebenarnya. Gunakan informasi dan foto asli kamu. Jangan menggunakan nama-nama yang bukan merupakan informasi diri kamu, seperti menggunakan nama dan foto artis. Penggunaan nama yang sama ini berlaku untuk semua sosial media yang kamu punya, agar setiap orang yang ingin mencari informasi tentang kamu di Facebook, YouTube, Twitter, Instagram, atau LinkedIn lebih mudah ditemukan. Dengan melakukan langkah ini saja, kamu sudah melakukan personal branding untuk nama kamu sendiri.

2. Memperbaharui Profil Sosial Media Secara Berkala


Pastikan kamu selalu memperbarui profil di sosmed, apakah itu deskripsi, biografi, maupun foto profil. Profil yang up todate memiliki kemungkinan lebih besar akan dilihat orang lain. Dengan melakukan update profil sosial media secara berkala, kamu juga membuat yakin orang lain bahwa akun yang kamu kelola adalah benar-benar brand kamu sendiri dan bukan dikelola oleh pihak lain.
Dengan melakukan update profil sosial media secara berkala, kamu juga membuat yakin orang lain bahwa akun yang kamu kelola adalah benar-benar brand kamu sendiri dan bukan dikelola oleh pihak lain.

3. Temukan dan Posting Konten Sesuai Passion


Semakin banyak kamu ponsting konten di sosial media, semakin banyak pula orang yang akan mengenali diri kamu. Tetapi ada beberapa hal yang perlu diingat, tidak semua sosial media mengiizinkan penggunannya untuk posting dalam jumlah banyak dalam waktu berdekatan.

Sebut saja Facebook. kamu tidak dapat update status dalam waktu yang berdekatan layaknya Twitter. Pastikan kamu posting di sosial media dan waktu yang tepat. Temukan terlebih dahulu passion kamu apa, dan ingin dikenal sebagai apa? Traveller, grafik designer, reviewer? Unggah sesuatu yang berhubungan dengan minat dan bakat kamu.

4. Bergabung Dalam Komunitas atau Group


Komunitas adalah salah satu tempat menimba dan membagikan ilmu yang sudah kamu miliki. Bergabung dengan komunitas atau grup yang memiliki visi sama dengan kamu, tentu akan menambah wawasan dan memperluas jaringan kamu. Pastikan kamu sering mengajukan pertanyaan dalam grup tersebut agar orang-orang mengetahui bakat dan personal kamu.

Lakukan interaksi sebanyak mungkin dengan orang-orang yang punya visi dan misi yang sama dengan kamu. Cobalah sesekali untuk sekadar "say hi" kepada orang-orang, terutama yang kamu anggap sebagai role model di sosmed. Besar kemungkinan mereka akan melihat profil Anda dan merekomendasikan diri kamu ke orang lain.

5. Pilih Media yang Tepat